Minggu, 09 Februari 2014

The Dark Side of Gema Goeyardi

Trading adalah sebuah pertandingan mental, karakter, fisik, dan kepandaian yang sangat menarik dan tidak pernah akan membuat kita bosan. Tetapi trading juga merupakan cara tercepat untuk menghancurkan mental dan finansial seseorang. Hari ini saya akan membagikan sedikit rahasia tentang apa yang saya lakukan saat mengalami kerugian dalam trading baik saham maupun komoditas emas. Orang mengenal saya sebagai seorang trader yang memiliki kemampuan cukup baik dan terutama tentang market timing.

Sebagai founder Astronacci Time Forecast tentu banyak yang ingin mengenal saya lebih jauh dan mengikuti semua posisi trading saya dengan harapan dapat untung signifikan. Tetapi beberapa orang lupa bahwa saya juga manusia yang tidak mungkin selalu benar dan pasti ada kesalahan dalam bentuk kerugian selama saya trading.

Mungkin anda sudah sering mendengar cerita sukses dan bagaimana saya membentuk trader sukses melalui program sertifikasi Chartered Astronacci Trader (CAT), namun saya yakin anda belum pernah mendengar sisi gelap  pada saat saya mengalami kerugian dalam trading? Saat ini saya akan membagikan tips dan kisah bagaimana saya menghadapi kerugian.



Filosofi dan pandangan tentang bisnis trading

Sejak awal melakukan trading saham dan emas saya telah membuat perjanjian dengan diri saya bahwa apapun hasilnya saya harus menerima dengan datar baik untung besar ataupun rugi besar. Di mulai dari trading dengan dana hanya Rp10,000,000 hingga saat ini merasakan berbagai macam tekanan berat saat trading dengan dana diatas USD10 Juta. Sejujurnya, trading adalah bisnis paling tidak nyaman karena setiap hari saya harus berhadapan dengan kemungkinan untuk gagal dan tidur di malam hari dengan kondisi kalah. Maka langkah awal yang saya lakukan adalah menurunkan nilai uang dalam kehidupan saya. Uang hanyalah sebuah media yang tidak berhubungan dengan kelangsungan hidup saya. Oleh karena itu, pada saat saya berhasil melakukan depresiasi nilai uang dalam kehidupan saya, trading menjadi lebih relax. Selanjutnya adalah menyerahkan masa depan pada Tuhan karena apapun rencana saya hanya Tuhan yang menentukan terlebih dalam pasar keuangan yang tidak menentu.



Posisi trading yang mengalami kerugian



Saya telah mampu merubah dana USD2,000 menjadi USD117,000 dalam waktu 13 bulan di futures market dengan metode Astronacci. Tetapi saya bukanlah manusia yang selalu benar. Sebagai contoh, pada 6 Feb 14 saya bersama member Astronacci Trading Room futures melakukan trading pada EUR/USD dan Gold dengan melakukan Sell Short pada EUR/USD, Buy pada Gold. Hasilnya? Saya harus menerima kenyataan bahwa posisi yang saya ambil salah beberapa saat setelah berita US unemployment claim dipublikasikan. Seketika itu stop loss saya kena dan saya mengalami kerugian masing-masing USD824 dan USD861. Hanya dengan kurang dari 2 jam saya harus menerima kenyataan pahit seperti ini. Kenapa saya loss? Bagi saya, mutlak karena kesalahan prosedur yang dinamakan human error dalam trading yang tidak mungkin di hindari oleh siapapun juga selama dia menyandang predikat manusia. Perlu beberapa saat untuk merenung terutama beban mental saya cukup berat karena saat itu rekomendasi yang saya berikan diikuti lebih dari 100 orang melalui beberapa group Astronacci Futures Trading Room.

Sebagai manusia normal perasaan saya pasti tidak nyaman, ingin marah, kecewa, dan serba tidak mood, dimana saya yakin anda pernah mengalaminya. Dalam perjalanan saya di dunia pasar modal dan komoditas selama 7 tahun, perasaan semacam inilah yang hampir saya rasakan setiap waktu dan tidak ada pilihan lain kecuali mencoba membiasakan diri dan bersahabat dengannya. Maka dari itu, saya memiliki strategi untuk mengatur kekecewaan dalam hati untuk dapat menerima kenyataan.



TIPS MENGATASI RASA KECEWA SAAT MENGALAMI KERUGIAN

1. Memaafkan diri sendiri dan orang lain

Self destructive adalah hal yang paling berbahaya dimana kita akan membenci diri sendiri pada saat melakukan kesalahan. Di sisi lain, seringkali kita mencari kambing hitam sebagai seseorang yang patut dipersalahkan atas kejadian ini. Biasanya, saya akan mencari kesalahan orang lain apabila mereka berisik saat saya trading. Tapi tentunya hal ini tidak fair. Kita hanya mencoba menutupi kesalahan dari pada mengakuinya. Maka saya mulai dari menerima kelemahan diri saya dan mengatakan dalam hati bahwa uang tidak lebih berharga dari pada mental yang rusak. Hidup bukan untuk uang dan saya tidak menjadi miskin atau mati ketika mengalami kerugian. Setelah itu, saya akan minta maaf pada semua yang dirugikan karena mengetahui bahwa mereka telah memaafkan adalah obat paling baik dalam mengatasi hal ini.



2. Mencari kesalahan yang telah dibuat

Setelah saya menenangkan diri, saya akan melakukan pemeriksaan atas kesalahan yang telah dilakukan. Saya mencatat semua kesalahan dan mengingat kembali mengapa saat itu melakukan kesalahan. Lalu berjanji pada diri sendiri agar lebih teliti dan menerima kerugian akibat kesalahan yang logis dan rasional. Tidak ada seorangpun yang patut disalahkan kecuali saya sendiri.



3. Mengingat kembali masa-masa Profit

Trading ibarat pertandingan bola. Ada kalanya club sepak bola Manchester United berturut-turut menang tetapi ada kalanya club ini berprestasi sangat buruk seperti saat melawan club Chelsea beberapa periode lalu dimana MU dipecundangi 3-1. Saya melihat apabila club MU terjebak dalam tekanan trauma, maka selamanya akan hilang dan tidak mampu bangkit lagi. Lantas apakah pemain MU kalah karena mereka tidak mampu bermain sepak bola dengan baik? Tentu tidak.... Ada saatnya kita harus mengalami penurunan prestasi dan menderita kekalahan ataupun kerugian. Mungkin anda ingat pepatah Roda tidak selalu diatas, maka bersiaplah saat roda kita berada dibawah. Dalam situasi ini, saya akan membuka kembali catatan dan bukti-bukti saya pernah untung di trading baik gold maupun saham. Saya akan menutup mata dan membayangkan momen-momen harga bergerak searah dengan posisi yang saya ambil seperti contoh: membayangkan pada saat melakukan BUY Gold lalu harga naik dengan luar biasa dan menyentuh target profit yang telah dipasang dimana sekaligus menghasilkan keuntungan ribuan Dollar. Saya akan mengingat bagaimana manisnya membukukan profit beruntut seperti gambar dibawah ini:




Hal ini sangat membantu saya untuk memberi motivasi bahwa dulu saya pernah berhasil dan apabila saat ini saya gagal bukan berarti saya tidak mampu tetapi hanya saja roda sedang dibawah. Suatu hari pasti akan kembali diatas dan membukukan profit kembali selama teknik metode trading yang saya lakukan benar dan memang bagus.



4. Menerima bahwa semua adalah kehendak Tuhan yang membawa kebaikan (Roma 8:28)

Saya mengimani bahwa semua rejeki adalah datang dari Tuhan dan kita tidak memiliki kemampuan sedikitpun menentukan untung atau rugi dalam trading walaupun memiliki ilmu sehebat apapun tanpa izinNya. Dalam teologi reformed injili saya mempelajari bahwa penyertaan Tuhan tidak selalu bersifat positif tetapi juga ada yang bersifat negatif tetapi semua itu pasti akan membawa kebaikan bagi kita. Dalam kondisi menderita kerugian, saya biasanya akan menjadi lebih terasah dan meneliti kembali semua rencana trading yang telah dibuat. Maka persiapan akan lebih matang dari sebelumnya. Juga, saya dapat belajar berbesar hati bahwa apabila saya melakukan usaha trading dengan motivasi mulia (Menafkahi keluarga, membantu orang lain, dan sebagainya) maka Tuhan tidak akan membiarkan kita jatuh hingga hancur. Percayalah saya telah membuktikan ini. Dari kerugian 70% akhirnya kembali bahkan menjadi untung cukup banyak. Maka poinnya adalah serahkanlah seluruh usaha dan jerih payah anda dalam pimpinan Tuhan karena apapun yang terjadi kita akan dapat kekuatan yang dalam menguasai kegalauan hati.



5.  Tetap optimis dan tidak kehilangan kepercayaan diri

Pada saat seseorang kehilangan kepercayaan diri maka semua ilmu sudah tidak akan berguna. Kunci dari keberhasilan dalam trading adalah tetap relax dan fokus pada tujuan akhir atau visi bahwa kita pasti berhasil di dalam trading. Saya menyadari bahwa untuk dapat bertahan dengan performa yang baik, mental harus terjaga dengan baik. Maka apapun kepahitan yang sedang saya alami, saya harus tetap berusaha optimis bahwa berikutnya akan dapat memberikan signal yang lebih baik. Resiko terbesar apabila saya gagal untuk tetap optimis maka Trauma panjang akan menerkam dan ketakutan akan selalu menghantui dalam setiap mengambil keputusan. Oleh karena itu, di tengah tekanan lingkungan saya harus tetap yakin bahwa metode trading yang saya miliki benar (karena sebelumnya juga pernah untung) dan hanya masalah waktu untuk membuktikannya.



6.  Trading berikutnya untuk membayar kerugian

Kesulitan terbesar saat loss adalah ingin cepat mengembalikannya. Dalam situasi ini, aturan utama dalam trading yang saya lakukan adalah keuntungan berikutnya untuk membayar kerugian. Artinya, walaupun pergerakan harga masih dapat memberikan keuntungan lebih banyak, saya akan memilih melakukan profit taking senilai kerugian saya. Mengapa? Akan ada kelegaan besar yang berdampak positif saat anda melihat apa yang telah hilang kembali dengan selamat. Saya akan buang jauh-jauh keserakahan pada tahap ini dan fokus pada perbaikan portfolio yang telah rugi.



7. Mendengarkan musik dan melihat warna - warna indah pada foto

Musik dan warna merupakan media yang sangat membantu saya meringankan beban mental dan pikiran. Setiap kali mengalami rugi saya akan mendengarkan musik-musik easy listening seperti album-album dari Kevin Kern atau David Foster. Disamping itu, hobi fotografi yang saya tekuni ternyata dapat membantu mengurangi stress melalui warna-warna indah foto yang saya buat (Anda dapat mengunjungi www.travelfotografi.com).



8. Finally, bersiap untuk perang berikutnya dengan tanpa beban

Setelah mental saya sembuh dan fisik saya siap kembali, maka saya akan kembali ke pasar dengan semangat baru dan saya telah lupakan seluruh masa-masa pahit yang telah terjadi. Saya akan memulai memberi rekomendasi dengan tanpa beban dan tidak lagi dibayang-bayangi oleh ketakutan akan kerugian. Juga, film After Earth yang dibintangi Will Smith memberi inspirasi luar biasa saat dia berkata: "Fear is not real. It is a product of thoughts you create. Do not misunderstand me. Danger is very real. But fear is a choice." Maka saya memutuskan bahwa SAYA TIDAK AKAN TAKUT... tetapi akan lebih fokus menyikapi bahaya yang mengancam.



Demikianlah 8 hal yang saya lakukan ketika saya rugi. Dan saat saya menulis ini, saya sedang menjalani satu per satu poin diatas untuk menetralisir perasaan kecewa atas kerugian yang saya buat pada 6 Feb 14. Semoga saya dapat kembali pulih dan menghasilkan rekomendasi bagi para member untuk mendapatkan keuntungan signifikan berkali-kali. Saya harap kisah ini menjadi inspirasi untuk anda dan akanlah menjadi sangat berharga apabila anda membagikan kisah ini bagi sahabat yang mengalami depresi akibat kerugian investasi.


Apabila saya bisa, anda pasti bisa!!! Tuhan memberkati...

A true story by Gema Goeyardi, MM, CAT - President and founder Astronacci International

sumber : http://www.astronacci.com/my-dark-side.html