Trading adalah sebuah pertandingan mental, karakter, fisik, dan kepandaian yang sangat menarik dan tidak pernah akan membuat kita bosan. Tetapi trading juga merupakan cara tercepat untuk menghancurkan mental dan finansial seseorang. Hari ini saya akan membagikan sedikit rahasia tentang apa yang saya lakukan saat mengalami kerugian dalam trading baik saham maupun komoditas emas. Orang mengenal saya sebagai seorang trader yang memiliki kemampuan cukup baik dan terutama tentang market timing.
Sebagai founder Astronacci Time Forecast tentu banyak yang ingin mengenal saya lebih jauh dan mengikuti semua posisi trading saya dengan harapan dapat untung signifikan. Tetapi beberapa orang lupa bahwa saya juga manusia yang tidak mungkin selalu benar dan pasti ada kesalahan dalam bentuk kerugian selama saya trading.
Mungkin anda sudah sering mendengar cerita sukses dan bagaimana saya membentuk trader sukses melalui program sertifikasi Chartered Astronacci Trader (CAT), namun saya yakin anda belum pernah mendengar sisi gelap pada saat saya mengalami kerugian dalam trading? Saat ini saya akan membagikan tips dan kisah bagaimana saya menghadapi kerugian.
Filosofi dan pandangan tentang bisnis trading
Sejak awal melakukan trading saham dan emas saya telah membuat perjanjian dengan diri saya bahwa apapun hasilnya saya harus menerima dengan datar baik untung besar ataupun rugi besar. Di mulai dari trading dengan dana hanya Rp10,000,000 hingga saat ini merasakan berbagai macam tekanan berat saat trading dengan dana diatas USD10 Juta. Sejujurnya, trading adalah bisnis paling tidak nyaman karena setiap hari saya harus berhadapan dengan kemungkinan untuk gagal dan tidur di malam hari dengan kondisi kalah. Maka langkah awal yang saya lakukan adalah menurunkan nilai uang dalam kehidupan saya. Uang hanyalah sebuah media yang tidak berhubungan dengan kelangsungan hidup saya. Oleh karena itu, pada saat saya berhasil melakukan depresiasi nilai uang dalam kehidupan saya, trading menjadi lebih relax. Selanjutnya adalah menyerahkan masa depan pada Tuhan karena apapun rencana saya hanya Tuhan yang menentukan terlebih dalam pasar keuangan yang tidak menentu.
Posisi trading yang mengalami kerugian
Saya telah mampu merubah dana USD2,000 menjadi USD117,000 dalam waktu 13 bulan di futures market dengan metode Astronacci. Tetapi saya bukanlah manusia yang selalu benar. Sebagai contoh, pada 6 Feb 14 saya bersama member Astronacci Trading Room futures melakukan trading pada EUR/USD dan Gold dengan melakukan Sell Short pada EUR/USD, Buy pada Gold. Hasilnya? Saya harus menerima kenyataan bahwa posisi yang saya ambil salah beberapa saat setelah berita US unemployment claim dipublikasikan. Seketika itu stop loss saya kena dan saya mengalami kerugian masing-masing USD824 dan USD861. Hanya dengan kurang dari 2 jam saya harus menerima kenyataan pahit seperti ini. Kenapa saya loss? Bagi saya, mutlak karena kesalahan prosedur yang dinamakan human error dalam trading yang tidak mungkin di hindari oleh siapapun juga selama dia menyandang predikat manusia. Perlu beberapa saat untuk merenung terutama beban mental saya cukup berat karena saat itu rekomendasi yang saya berikan diikuti lebih dari 100 orang melalui beberapa group Astronacci Futures Trading Room.
Sebagai manusia normal perasaan saya pasti tidak nyaman, ingin marah, kecewa, dan serba tidak mood, dimana saya yakin anda pernah mengalaminya. Dalam perjalanan saya di dunia pasar modal dan komoditas selama 7 tahun, perasaan semacam inilah yang hampir saya rasakan setiap waktu dan tidak ada pilihan lain kecuali mencoba membiasakan diri dan bersahabat dengannya. Maka dari itu, saya memiliki strategi untuk mengatur kekecewaan dalam hati untuk dapat menerima kenyataan.
TIPS MENGATASI RASA KECEWA SAAT MENGALAMI KERUGIAN
1. Memaafkan diri sendiri dan orang lain
Self destructive adalah hal yang paling berbahaya dimana kita akan membenci diri sendiri pada saat melakukan kesalahan. Di sisi lain, seringkali kita mencari kambing hitam sebagai seseorang yang patut dipersalahkan atas kejadian ini. Biasanya, saya akan mencari kesalahan orang lain apabila mereka berisik saat saya trading. Tapi tentunya hal ini tidak fair. Kita hanya mencoba menutupi kesalahan dari pada mengakuinya. Maka saya mulai dari menerima kelemahan diri saya dan mengatakan dalam hati bahwa uang tidak lebih berharga dari pada mental yang rusak. Hidup bukan untuk uang dan saya tidak menjadi miskin atau mati ketika mengalami kerugian. Setelah itu, saya akan minta maaf pada semua yang dirugikan karena mengetahui bahwa mereka telah memaafkan adalah obat paling baik dalam mengatasi hal ini.
2. Mencari kesalahan yang telah dibuat
Setelah saya menenangkan diri, saya akan melakukan pemeriksaan atas kesalahan yang telah dilakukan. Saya mencatat semua kesalahan dan mengingat kembali mengapa saat itu melakukan kesalahan. Lalu berjanji pada diri sendiri agar lebih teliti dan menerima kerugian akibat kesalahan yang logis dan rasional. Tidak ada seorangpun yang patut disalahkan kecuali saya sendiri.
3. Mengingat kembali masa-masa Profit
Trading ibarat pertandingan bola. Ada kalanya club sepak bola Manchester United berturut-turut menang tetapi ada kalanya club ini berprestasi sangat buruk seperti saat melawan club Chelsea beberapa periode lalu dimana MU dipecundangi 3-1. Saya melihat apabila club MU terjebak dalam tekanan trauma, maka selamanya akan hilang dan tidak mampu bangkit lagi. Lantas apakah pemain MU kalah karena mereka tidak mampu bermain sepak bola dengan baik? Tentu tidak.... Ada saatnya kita harus mengalami penurunan prestasi dan menderita kekalahan ataupun kerugian. Mungkin anda ingat pepatah Roda tidak selalu diatas, maka bersiaplah saat roda kita berada dibawah. Dalam situasi ini, saya akan membuka kembali catatan dan bukti-bukti saya pernah untung di trading baik gold maupun saham. Saya akan menutup mata dan membayangkan momen-momen harga bergerak searah dengan posisi yang saya ambil seperti contoh: membayangkan pada saat melakukan BUY Gold lalu harga naik dengan luar biasa dan menyentuh target profit yang telah dipasang dimana sekaligus menghasilkan keuntungan ribuan Dollar. Saya akan mengingat bagaimana manisnya membukukan profit beruntut seperti gambar dibawah ini:
Hal ini sangat membantu saya untuk memberi motivasi bahwa dulu saya pernah berhasil dan apabila saat ini saya gagal bukan berarti saya tidak mampu tetapi hanya saja roda sedang dibawah. Suatu hari pasti akan kembali diatas dan membukukan profit kembali selama teknik metode trading yang saya lakukan benar dan memang bagus.
4. Menerima bahwa semua adalah kehendak Tuhan yang membawa kebaikan (Roma 8:28)
Saya mengimani bahwa semua rejeki adalah datang dari Tuhan dan kita tidak memiliki kemampuan sedikitpun menentukan untung atau rugi dalam trading walaupun memiliki ilmu sehebat apapun tanpa izinNya. Dalam teologi reformed injili saya mempelajari bahwa penyertaan Tuhan tidak selalu bersifat positif tetapi juga ada yang bersifat negatif tetapi semua itu pasti akan membawa kebaikan bagi kita. Dalam kondisi menderita kerugian, saya biasanya akan menjadi lebih terasah dan meneliti kembali semua rencana trading yang telah dibuat. Maka persiapan akan lebih matang dari sebelumnya. Juga, saya dapat belajar berbesar hati bahwa apabila saya melakukan usaha trading dengan motivasi mulia (Menafkahi keluarga, membantu orang lain, dan sebagainya) maka Tuhan tidak akan membiarkan kita jatuh hingga hancur. Percayalah saya telah membuktikan ini. Dari kerugian 70% akhirnya kembali bahkan menjadi untung cukup banyak. Maka poinnya adalah serahkanlah seluruh usaha dan jerih payah anda dalam pimpinan Tuhan karena apapun yang terjadi kita akan dapat kekuatan yang dalam menguasai kegalauan hati.
5. Tetap optimis dan tidak kehilangan kepercayaan diri
Pada saat seseorang kehilangan kepercayaan diri maka semua ilmu sudah tidak akan berguna. Kunci dari keberhasilan dalam trading adalah tetap relax dan fokus pada tujuan akhir atau visi bahwa kita pasti berhasil di dalam trading. Saya menyadari bahwa untuk dapat bertahan dengan performa yang baik, mental harus terjaga dengan baik. Maka apapun kepahitan yang sedang saya alami, saya harus tetap berusaha optimis bahwa berikutnya akan dapat memberikan signal yang lebih baik. Resiko terbesar apabila saya gagal untuk tetap optimis maka Trauma panjang akan menerkam dan ketakutan akan selalu menghantui dalam setiap mengambil keputusan. Oleh karena itu, di tengah tekanan lingkungan saya harus tetap yakin bahwa metode trading yang saya miliki benar (karena sebelumnya juga pernah untung) dan hanya masalah waktu untuk membuktikannya.
6. Trading berikutnya untuk membayar kerugian
Kesulitan terbesar saat loss adalah ingin cepat mengembalikannya. Dalam situasi ini, aturan utama dalam trading yang saya lakukan adalah keuntungan berikutnya untuk membayar kerugian. Artinya, walaupun pergerakan harga masih dapat memberikan keuntungan lebih banyak, saya akan memilih melakukan profit taking senilai kerugian saya. Mengapa? Akan ada kelegaan besar yang berdampak positif saat anda melihat apa yang telah hilang kembali dengan selamat. Saya akan buang jauh-jauh keserakahan pada tahap ini dan fokus pada perbaikan portfolio yang telah rugi.
7. Mendengarkan musik dan melihat warna - warna indah pada foto
Musik dan warna merupakan media yang sangat membantu saya meringankan beban mental dan pikiran. Setiap kali mengalami rugi saya akan mendengarkan musik-musik easy listening seperti album-album dari Kevin Kern atau David Foster. Disamping itu, hobi fotografi yang saya tekuni ternyata dapat membantu mengurangi stress melalui warna-warna indah foto yang saya buat (Anda dapat mengunjungi www.travelfotografi.com).
8. Finally, bersiap untuk perang berikutnya dengan tanpa beban
Setelah mental saya sembuh dan fisik saya siap kembali, maka saya akan kembali ke pasar dengan semangat baru dan saya telah lupakan seluruh masa-masa pahit yang telah terjadi. Saya akan memulai memberi rekomendasi dengan tanpa beban dan tidak lagi dibayang-bayangi oleh ketakutan akan kerugian. Juga, film After Earth yang dibintangi Will Smith memberi inspirasi luar biasa saat dia berkata: "Fear is not real. It is a product of thoughts you create. Do not misunderstand me. Danger is very real. But fear is a choice." Maka saya memutuskan bahwa SAYA TIDAK AKAN TAKUT... tetapi akan lebih fokus menyikapi bahaya yang mengancam.
Demikianlah 8 hal yang saya lakukan ketika saya rugi. Dan saat saya menulis ini, saya sedang menjalani satu per satu poin diatas untuk menetralisir perasaan kecewa atas kerugian yang saya buat pada 6 Feb 14. Semoga saya dapat kembali pulih dan menghasilkan rekomendasi bagi para member untuk mendapatkan keuntungan signifikan berkali-kali. Saya harap kisah ini menjadi inspirasi untuk anda dan akanlah menjadi sangat berharga apabila anda membagikan kisah ini bagi sahabat yang mengalami depresi akibat kerugian investasi.
Apabila saya bisa, anda pasti bisa!!! Tuhan memberkati...
A true story by Gema Goeyardi, MM, CAT - President and founder Astronacci International
sumber : http://www.astronacci.com/my-dark-side.html
Saham, Forex, Options dll
Minggu, 09 Februari 2014
Senin, 14 Oktober 2013
Tips Perpajakan Untuk Investor Forex
http://finance.detik.com/read/2013/04/11/101152/2217296/690/tips-perpajakan-untuk-investor-forex
Tips Perpajakan Untuk Investor Forex
PB Taxand - detikfinance
Kamis, 11/04/2013 10:11 WIB
Jakarta - Pertanyaan Bapak Henry:
Saya sedang tertarik dengan trading forex, mohon bantuannya bagaimana mengenai pelaporan dan pembayaran pajak dari penghasilan trading forex tersebut
Jawaban:
Untuk menjawab pertanyaan dari Bapak Henry, perlu kami informasikan bahwa perlakuan perpajakan atas transaksi forex trading berkaitan dengan penghasilan karena selisih kurs mata uang asing.
Sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf l Undang-Undang Pajak Penghasilan (UU PPh) Nomor 36 Tahun 2008, yang menjadi objek pajak penghasilan adalah setiap penghasilan dengan nama dan dalam bentuk apapun termasuk salah satunya adalah keuntungan selisih kurs mata uang asing.
Lebih lanjut dalam penjelasan pasal yang sama ditegaskan bahwa keuntungan yang diperoleh karena fluktuasi kurs mata uang asing diakui berdasarkan sistem pembukuan yang dianut dan dilakukan secara taat asas sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia.
Hal ini berarti pengenaan pajak atas penghasilan (PPh) karena selisih kurs mata uang asing akan mengikuti tarif PPh Umum Pasal 17 UU PPh Nomor 36 Tahun 2008 yang mana bagi Bapak Henry selaku Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri (WP OP) adalah sebagai berikut:
Sampai dengan Rp 50.000.000 pajaknya 5%
Di atas Rp 50.000.000 sampai dengan Rp 250.000.000 pajaknya 15%
Di atas Rp 250.000.000 sampai dengan Rp 500.000.000 pajaknya 25%
Di atas Rp 500.000.000 pajaknya 30%
Demikian pula halnya dengan pelaporan pajak atas penghasilan selisih kurs mata uang asing akan mengikuti kewajiban WP OP pada umumnya, yaitu dilakukan pada saat penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi pada tahun pajak yang bersangkutan sebagai bagian dari penghasilan lainnya sesuai dengan yang telah diatur dalam Petunjuk Pengisian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi.
Sebagai informasi tambahan, sehubungan dengan transaksi forex trading maka atas penghasilan selisih kurs mata uang asing yang Bapak Henry peroleh akan dipergunakan sebagai dasar penghitungan angsuran PPh Pasal 25 tahun berikutnya karena termasuk dalam pengertian penghasilan teratur (penghasilan yang lazimnya diterima atau diperoleh secara berkala sekurang-kurangnya sekali dalam setiap tahun pajak, yang bersumber dari kegiatan usaha, pekerjaan bebas, pekerjaan, harta dan atau modal, kecuali penghasilan yang telah dikenakan PPh yang bersifat final) sesuai dengan KEP-537/PJ./2000.
Salam,
Fenty Friedayanti
Supervisor PB Taxand Surabaya
Dan Zanger and the 10 golden rules
Daniel J. Zanger adalah seorang technical analyst dan trader saham yang mencatatkan dirinya menjadi pemegang rekor dunia dalam sejarah pasar saham untuk persentasi profit terbesar dalam jangka waktu 12 bulan dan 18 bulan. Ia berhasil mengembangkan $ 10,775 menjadi $ 18,000,000 dalam periode Juni 1998 sampai dengan Desember 1999. Hebatnya lagi, hanya dalam waktu kurang dari dua tahun, ia berhasil merubah $ 10,775 menjadi $ 42,000,000. Keberhasilan ini membuat Dan Zanger terkenal dan diliput oleh majalah-majalah Saham dan Komoditas dan juga majalah Fortune dan Forbes.
Zanger tumbuh di daerah San Fernando Valley, Los Angeles. Ayahnya adalah seorang dokter dan ibunya adalah seorang psikolog. Pada awal usia dua puluhan, ia drop out dari kuliahnya karena terlalu sering bermain ski salju di Colorado dan Idaho. Untuk memenuhi keperluan hidupnya saat itu, ia melakukan beberapa pekerjaan sambilan, seperti bell hop, sopir taksi dan prep cook.
Akhirnya setelah beberapa tahun, Zanger kembali ke Los Angeles tanpa memperoleh gelar pendidikan. Ia mulai bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa kontraktor landscape dan berhasil mendapatkan lisensi sebagai kontraktor. Ia menjalani hidupnya sebagai kontraktor independen pembuat kolam renang di Beverly Hills di mana hasil dari pekerjaannya itu hanya cukup membiayai hidupnya secara sederhana.
Ibunya Elaine mencintai pasar saham dan Zanger sering menonton business channel dengan ibunya. Suatu hari pada tahun 1978 Zanger melihat dari news ticker di bagian bawah layar TV, sebuah saham melejit dan berhasil mencapai $ 1. Ia melakukan pembelian pertamanya dan menjual saham tersebut beberapa minggu kemudian lebih dari $ 3. Dari situlah, ia menjadi tertarik dengan apa yang terjadi di pasar saham, biasanya ia membawa quotetrek saat ia bekerja agar bisa memonitor pergerakan harga saham.
Pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, personal computer mulai digunakan trader untuk menganalisa pasar. Zanger membeli PC pertamanya dan menginstall AIQ Trading Expert yang memungkinkan seorang trader menganalisa ratusan chart dalam satu malam. Ia menghadiri sebuah seminar dari William O’Neil yang menjadi titik balik kemampuannya untuk memilih saham-saham unggulan. Dengan bantuan PC ia mempelajari chart pattern 25 sampai 30 jam per minggu, belajar untuk memilih saham yang akan membuat big move, sebelum saham-saham itu mulai bergerak naik.
Pada tahun 1997, Zanger mulai merasakan kemajuan yang pesat dari apa yang ia pelajari dan memutuskan untuk menjual mobil Porsche-nya. Dari penjualan mobil tersebut, ia mendapatkan $ 11 ribu yang mana uang tersebut dijadikan modal untuk terjun sepenuhnya ke pasar saham. Setahun berikutnya, ia berhasil mengembangkan $ 11 ribu menjadi $ 18 juta. Dengan keberhasilan ini, ia menjadi full-trader dan meninggalkan pekerjaan sebagai kontraktor.
Dan Zanger’s 10 Golden Stock Rules
- Memastikan saham yang sedang kita incar memiliki pattern yang terbentuk dengan baik. 11 chart pattern yang biasanya digunakan untuk trading oleh Dan Zanger adalah Cup & Handle, Flat Base, Ascending Triangle, Parabolic Curve, Wedge Formation, Channel Formation, Symmetrical Triangle, Descending Triangle, Flags & Pennants, Head & Shoulders dan Inverted Head & Shoulders.
- Membeli saham ketika harga saham tersebut melewati dan berada diatas trend line dari pattern dan pastikan bahwa volume meningkat diatas volume rata-rata beberapa hari sebelumnya tidak lama setelah “breakout” terjadi. Jangan pernah membeli ketika harga saham sudah berada lebih dari 5% diatas trend line. Volume rata-rata yang biasanya digunakan adalah volume rata-rata 30 days.
- Menjual saham harus dilakukan dengan sangat cepat ketika harga saham itu kembali melewati dan berada dibawah trend line atau breakout point. Biasanya stop loss (atau trailling stop) ditetapkan sekitar 1 poin di bawah breakout point. Semakin mahal suatu saham, maka memberikan rentang lebih besar dari trend line atau breakout point. Sebaiknya dihindari menentukan stop loss 2 poin dibawah break out point.
- Menjual 20% sampai 30% dari posisi entry anda ketika harga saham bergerak naik 15% sampai 20% dari trendline atau breakout point.
- Pegang erat-erat saham anda yang mempunyai performance terbaik selama mungkin dan jual dengan cepat ketika berhenti atau lamban untuk bergerak naik. Ingat suatu saham disebut baik hanya jika harga sahamnya bergerak naik.
- Mengidentifikasi dan mengikuti sector yang paling kuat dan menjaga pilihan saham Anda masuk dalam sector tersebut.
- Setelah market bergerak naik untuk waktu yang cukup lama, saham anda akan menjadi rentan terhadap aksi jual atau profit taking, yang dapat terjadi begitu cepat dan seketika anda mungkin akan geleng-geleng kepala sulit untuk mempercayainya. Belajarlah menarik garis new higher trend line dan belajar juga reversal patterns untuk membantu anda menentukan saat yang tepat untuk keluar dari suatu saham. Recommended books: Japanese Candlestick Charting Techniques, by Steve Nison dan Encyclopedia of Chart Patterns, by Bulkowski.
- Ingat dibutuhkan volume untuk mendukung pergerakkan saham, jadi mulailah mengenal perilaku volume saham, bagaimana harga saham bereaksi terhadap lonjakan volume. Volume adalah kunci untuk pergerakan saham dan apakah anda akan success or failure.
- Banyak forum, jurnal atau milis memberikan rekomendasi saham lengkap dengan menyebutkan buy point. Namun bukan berarti anda langsung membeli saat harga saham tersebut menyentuh buy point tersebut. Pertama yang perlu dilakukan adalah melihat aksi dari harga saham dan menggabungkannya dengan volume yang terjadi saat harga saham mengenai buy point dan juga perhatikan dengan seksama terhadap kondisi market secara keseluruhan, apakah ada sentimen positif atau negatif, sebelum mempertimbangkan pembelian.
- Jangan pernah menggunakan margin sampai anda benar-benar menguasai market, chart dan emosi anda. Margin dapat menghapus anda dari pasar saham.
Source: kenziesebastian.com
Zanger tumbuh di daerah San Fernando Valley, Los Angeles. Ayahnya adalah seorang dokter dan ibunya adalah seorang psikolog. Pada awal usia dua puluhan, ia drop out dari kuliahnya karena terlalu sering bermain ski salju di Colorado dan Idaho. Untuk memenuhi keperluan hidupnya saat itu, ia melakukan beberapa pekerjaan sambilan, seperti bell hop, sopir taksi dan prep cook.
Akhirnya setelah beberapa tahun, Zanger kembali ke Los Angeles tanpa memperoleh gelar pendidikan. Ia mulai bekerja pada sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha jasa kontraktor landscape dan berhasil mendapatkan lisensi sebagai kontraktor. Ia menjalani hidupnya sebagai kontraktor independen pembuat kolam renang di Beverly Hills di mana hasil dari pekerjaannya itu hanya cukup membiayai hidupnya secara sederhana.
Ibunya Elaine mencintai pasar saham dan Zanger sering menonton business channel dengan ibunya. Suatu hari pada tahun 1978 Zanger melihat dari news ticker di bagian bawah layar TV, sebuah saham melejit dan berhasil mencapai $ 1. Ia melakukan pembelian pertamanya dan menjual saham tersebut beberapa minggu kemudian lebih dari $ 3. Dari situlah, ia menjadi tertarik dengan apa yang terjadi di pasar saham, biasanya ia membawa quotetrek saat ia bekerja agar bisa memonitor pergerakan harga saham.
Pada akhir 1970-an dan awal 1980-an, personal computer mulai digunakan trader untuk menganalisa pasar. Zanger membeli PC pertamanya dan menginstall AIQ Trading Expert yang memungkinkan seorang trader menganalisa ratusan chart dalam satu malam. Ia menghadiri sebuah seminar dari William O’Neil yang menjadi titik balik kemampuannya untuk memilih saham-saham unggulan. Dengan bantuan PC ia mempelajari chart pattern 25 sampai 30 jam per minggu, belajar untuk memilih saham yang akan membuat big move, sebelum saham-saham itu mulai bergerak naik.
Pada tahun 1997, Zanger mulai merasakan kemajuan yang pesat dari apa yang ia pelajari dan memutuskan untuk menjual mobil Porsche-nya. Dari penjualan mobil tersebut, ia mendapatkan $ 11 ribu yang mana uang tersebut dijadikan modal untuk terjun sepenuhnya ke pasar saham. Setahun berikutnya, ia berhasil mengembangkan $ 11 ribu menjadi $ 18 juta. Dengan keberhasilan ini, ia menjadi full-trader dan meninggalkan pekerjaan sebagai kontraktor.
Dan Zanger’s 10 Golden Stock Rules
1. Pastikan bentuk chart saham yang sedang kita tradingkan harus memiliki pattern yang terbentuk dengan baik. 11 chart pattern yang biasanya digunakan untuk trading oleh Dan Zanger adalah Cup & Handle, Flat Base, Ascending Triangle, Parabolic Curve, Wedge Formation, Channel Formation, Symmetrical Triangle, Descending Triangle, Flags & Pennants, Head & Shoulders dan Inverted Head & Shoulders.
2. Lakukan aksi beli saham ketika harga saham tersebut melewati dan berada diatas trend line dari pattern dan pastikan bahwa volume meningkat diatas volume rata-rata beberapa hari sebelumnya tidak lama setelah “breakout” terjadi. Jangan pernah membeli ketika harga saham sudah berada lebih dari 5% diatas trend line. Volume rata-rata yang biasanya digunakan adalah volume rata-rata 30 days.
3. Aksi jual saham harus dilakukan dengan sangat cepat ketika harga saham itu kembali melewati dan berada dibawah trend line atau breakout point. Biasanya stop loss (atau trailling stop) ditetapkan sekitar 1 poin di bawah breakout point. Semakin mahal suatu saham, maka memberikan rentang lebih besar dari trend line atau breakout point. Tapi hindari menentukan stop loss 2 poin dibawah break out point.
4. Menjual 20% sampai 30% dari posisi entry anda ketika harga saham bergerak naik 15% sampai 20% dari trendline atau breakout point.
5. Tahan posisi Buy saham anda yang mempunyai performance terbaik selama mungkin dan jual dengan cepat ketika berhenti atau lamban untuk bergerak naik. Ingat suatu saham disebut baik hanya jika harga sahamnya bergerak naik.
6. Mengidentifikasi dan mengikuti sector yang paling kuat dan menjaga pilihan saham Anda masuk dalam sector tersebut.
7. Setelah market bergerak naik untuk waktu yang cukup lama, saham anda akan menjadi rentan terhadap aksi jual atau profit taking, yang dapat terjadi begitu cepat dan seketika anda mungkin akan geleng-geleng kepala sulit untuk mempercayainya. Belajarlah menarik garis new higher trend line dan belajar juga reversal patterns untuk membantu anda menentukan saat yang tepat untuk keluar dari suatu saham. Pelajari juga bacaan bagus seperti Ensiklopedia Chart Pattern By Bulkowski.
8. Ingat dibutuhkan volume untuk mendukung pergerakkan saham, jadi mulailah mengenal perilaku volume saham, bagaimana harga saham bereaksi terhadap lonjakan volume. Volume adalah kunci untuk pergerakan saham dan apakah anda akan success or failure.
9. Banyak forum, jurnal atau milis memberikan rekomendasi saham lengkap dengan menyebutkan buy point. Namun bukan berarti anda langsung membeli saat harga saham tersebut menyentuh buy point tersebut. Pertama yang perlu dilakukan adalah melihat aksi dari harga saham dan menggabungkannya dengan volume yang terjadi saat harga saham mengenai buy point dan juga perhatikan dengan seksama terhadap kondisi market secara keseluruhan, apakah ada sentimen positif atau negatif, sebelum mempertimbangkan pembelian.
10. Jangan pernah menggunakan margin/real akun sampai anda benar-benar menguasai market, chart dan emosi anda. Margin dapat menghapus akun anda dari pasar saham.
sumber : malaikatcintafx.wordpress.com
Waktunya berinvestasi?
Waktunya berinvestasi?
Saya mencoba untuk mengamati pasar akhir-akhir ini dengan alat bantu yang saya miliki. Saya menggunakan alat2 bantu tersebut hanya untuk mempercepat keputusan saya karena saya tidak memiliki waktu untuk melakukan analisa yang sangat dalam. Alat-alat bantu yang saya gunakan adalah alat bantu yang dapat menunjukan apakah saham-saham dari perusahaan bagus nilainya sedang dibawah harga wajar atau tidak karena membeli dibawah harga wajar berarti kita berinvestasi dalam keadaan yang lebih aman. Lalu saya juga melihat apakah secara teknikal saat ini waktu nya untuk membeli atau tidak.
Untuk mencari saham yang under value saya menggunakan 2 alat bantu yaitu:
1. www.intrinsicvaluecalc.com Dengan menggunakan program ini saya dapat mengetahui apakah saham itu very good untuk dibeli, good untuk dibeli ataukah kita harus melakukan penelitian yang lebih mendalam lagi.
2. Menggunakan program Intrinsic Value dari iPad (download dari AppleStore). Program ini mengeluarkan saham-saham apa saja yang harganya jauh dibawah harga wajar
3. Lalu saya bandingkan hasil poin 1 dan poin 2. Jika hasilnya saling mengkonfrmasi tentang saham-saham pilihan saya untuk dibeli maka saham-saham tersebut menjadi saham yang saya perhatikan untuk dibeli.
Walupun demikian untuk emmilih saham yang bagus kita harus melakukan scanning terlebih dahulu saham-saham yang secara fundamental memiliki kritaeria saya:
1. Penjualan perusahaan harus tumbuh dari tahun ke tahun
2. Earning per share juga harus tumbuh
3. ROE minimum harus 20%
4. Dan kriteria2 sederhanan lainnya
Saya dapat melakukan scanning dengan menggunakan fasilitas yang ada di www.ft.com
Waktu membelinya saya melakukan analisa siklus. Saya hanya akan membeli jika siklusnya sedang transisi dari siklus 4 ke siklu1 dan ke awal siklus 2. Saya menggunakan analisa visual mata saya dan indikator MACD untuk mengetahui bahwa saham tersebuta baru saja melakukan transisi dari bearish ke awal bullish.
Dari hasil analisa saya, saya banyak menemukan saham-saham perusahaan bagus yg harganya masih jauh dibawah harga wajar dan secara teknikal sedang melakukan transisi dari bearih ke bullish (untuk investasi saya tidak akan membeli saham yg sedang sangat bullish).
sumber : https://www.facebook.com/JuniorTrader
salah satu guru saham terbaik Soeratman Doerachman
Langganan:
Postingan (Atom)


